Quintel Blogger theme

A free Premium Blogger theme.

Kami Siap Melayani Pemesanan Segala Jenis Pupuk Yang berkualitas Dan Berkadar Non Subsidi ke seluruh wilayah di indonesia, Untuk info lebih Lanjut Bisa hub. Alamat Di bawah ini:

Nama : Bpk. Indra
Alamat : Sidayu Gresik
No. Telp : 082391699911
e-mail : indralow1@gmail.com
Tampilkan postingan dengan label Syarat Tumbuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syarat Tumbuh. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Juli 2013

Syarat Tumbuh Tanaman Tomat


Tanaman tomat adalah salah satu tanaman yang dapat tumbuh hampir di semua tempat, baik dataran rendah atau dataran tinggi.  Kendati demikian, tomat tidak menyukai daerah yang bertanah basah dengan curah hujan yang terlalu tinggi. Hal ini karena tomat sangat rentan terhadap berbagai serangan penyakit yang umumnya disebabkan oleh cendawan, seperti cendawan Phythoptora infestans dan sejenisnya.

Tomat tidak dianjurkan ditanam pada tanah yang tergenang atau becek, karena pada keadaan demikian akar tanaman tomat akan rentan membusuk dan tidak memiliki kemampuan untuk menjalankan fungsinya secara optimal. Untuk pertumbuhan optimal, tanaman tomat menghendaki tanah yang memiliki aerasi dan draenase yang baik, derajat keasaman 5 sd 6, sedikit mengandung pasir, mengandung banyak humus, dan untuk tomat genjah struktur tanah liat berpasir akan lebih baik.


Syarat Tumbuh Tanaman Tomat

Untuk produksi optimal, tanaman tomat membutuhkan penyinaran penuh sepanjang hari, namun sinar yang terlalu terik dengan suhu yang terlalu tinggi juga cenderung tidak disukai oleh tomat. Tanaman yang memiliki nama botani Solanum lycopersicum L. ini tidak menyukai hujan yang terlalu lebat, daerah yang terlalu berawan, angin kering, dan udara panas.

Suhu optimum untuk pertumbuhan tomat adalah 23 derajat Celcius pada siang hari dan 17 derajat Celcius pada malam hari. Suhu yang terlalu tinggi serta diikuti dengan kelembaban relatif tinggi dapat memicu berkembangnya penyakit deaun, sedangkan kelembaban relatif yang rendah akan dapat menhambat proses pembentukan bunga dan buah.

Pembentukan buah sangat dipengaruhi oleh suhu malam hari. pengalaman di beberapa negara membuktikan bahwa suhu malam yang terlalu tinggi menyebabkan tanaman tomat tidak mempu melakukan pembentukan bunga sama sekali. Sedangkan pada suhu yang terlalu rendah, yakni di bawah 10 derajat Celcius, tepung sari akan mati dan tidak banyak yang dapat melakukan pernyerbukan.

Rabu, 10 Juli 2013

Syarat Tumbuh Tanaman Kelapa

Iklim
Kelapa dapat tumbuh optimal di daerah tropis yakni yang terletak antara 15 derajat LU sd 15 derajat LS.Kelapa yang di tanam atau tumbuh di luar zona tersebut tidak akan menghasilkan buah seperti tanaman kelapa di Los Angles, Portugal, dan Florida.

Kelapa tumbuh tumbuh baik di daerah yang berketinggian 0 (pesisir pantai) sampai dengan 700 meter di atas permukaan laut. Suhu rata-rata tahunan optimum bagi pertumbuhan kelapa adalah 27 derajat Celcius, dengan flutuasi tidak lebih dari 6 sd 7 derajat Celcius.

Syarat Tumbuh Tanaman Kelapa

Kelapa menghendaki keadaan drainase, kapasitas menahan air, dan penyebaran hujan yang sepanjang tahun dibandingkan jumlah curah hujan yang banyak setiap tahunnya. Keadaan ini tercermin dari pertumbuhan tanaman kelapa yang ada di sekitar pesisir pantai. Kendatipun tanaman tersebut tidak mendapat siraman air hujan, pertumbuhannya tetap optimal akibat keadaan drainase dan kapasitas tanah menahan air yang baik sesuai dengan apa yang dibutuhkan tanaman kelapa.

Intensitas sinar matahari yang tinggi dibutuhkan tanaman kelapa untuk produktivitas hasil yang memuaskan, sedangkan tanaman kelapa yang tumbuh dibawah naungan akan menghasilkan produktivitas yang rendah.

Tanah
Kelapa dapat tumbuh di berbagai jenis tanah seperti tanah aluvial, tanah latosol, dan tanah litoral yang bertipe basir. Yang terpenting adalah tanah-tanah tersebut memiliki struktur, aerasi, dna drainase yang baik. Tanaman kelapa sebaiknya di tanam pada tanah yang memiliki kedalaman solum > 1 meter dengan keadaan air tanah yang tidak menggenang (statis). pH optimal untuk pertumbuhan tanaman kelapa adalah antara 6,0 sd 8,0.

Tanaman kelapa yang tumbuh di tempat yang berdekatan dengan sumber air yang bergerak seperti pesisir pantai atau di tepian sungai umumnya memiliki kualitas pertumbuhan dan produktivitas hasil yang tinggi. Hal tersebut dikarenakan air-air yang bergerak mengandung banyak oksigen yang penting untuk pernafasan akar kelapa.

Rabu, 19 Juni 2013

Syarat Tumbuh Tebu

Tebu tumbuh baik pada daerah beriklim panas tropika dan subtropika disekitar khatulistiwa sampai garis isotherm 20 derajat C, yakni kurang lebih diantara 39 derajat LU sampai 35 derajat LS.  Tanaman tebu banyak diusahakan di dataran rendah dengan musim kering yang nyata.  Tebu dapat ditanam dari dataran rendah sampai pegunungan dengan ketinggian 1000 m di atas permukaan laut.  Di dataran tinggi yang suhu udaranya rendah, tanaman tebu lambat tumbuh dan berendemen rendah.  Di Asia Tenggara, batas maksimum elevasi untuk pertumbuhan normal tebu adalah 600 – 700 m di atas permukaan laut.  Pada elevasi yang lebih tinggi siklus pertumbuhan akan lebih panjang dari 14 – 18 bulan.

Syarat Tumbuh Tanaman Tebu

Temperatur optimum untuk perkecambahan tebu adalah 26 - 33 derajat C dan 30 – 33 derajat C untuk pertumbuhan vegetatif.  Selama pertumbuhan tanaman sedang mengalami fase kemasakan, temperatur malam yang relatif rendah (dibawah 18 derajat C) berguna untuk pembentukan kandungan sukrosa yang tinggi.  Secara kuantitatif, tebu merupakan tanaman berhari pendek.  Rata-rata curah hujan yang diperlukan untuk pertumbuhan optimal tanaman tebu adalah sekitar 1800 – 2500 mm per tahun.  Dan jika curah hujan tidak mencukupi, lahan tebu harus diberi aliran irigasi.

Di samping itu, tebu memerlukan kesuburan dan sifat fisik tanah yang baik. Tebu dapat tumbuh baik pada berbagai macam tanah.  Namun, kondisi tanah yang dapat menunjang pertumbuhan tebu dengan baik adalah kondisi tanah yang gembur, berdrainasi baik, memiliki pH 5-8, kandungan nutrisi serta senyawa organik yang banyak, dan kemampuan menahan kapasitas air yang baik.

Pertumbuhan terbaik bagi tanaman tebu adalah pada tanah lempung liat dengan solum yang dalam, lempung berpasir, dan lempung berdebu.  Pada tanah berat juga dapat ditanami oleh tanaman tebu, namun memerlukan pengolahan tanah yang khusus.  Beberapa kultivar tebu dapat tumbuh pada tanah yang berkadar garam relatif tinggi dan tergenang dalam waktu yang lama, terutama bila air mengalir. Pada pertumbuhannya, tebu menghendaki perbedaan nyata antara musim hujan dan kemarau (kering).  Selama masa pertumbuhannya tebu membutuhkan banyak air, sedangkan menjelang tebu masak untuk kemudian dipanen, tanaman tebu membutuhkan keadaan kering tidak ada hujan yang menyebabkan pertumbuhan terhenti.  Apabila hujan terus turun, maka kesempatan masak tanaman tebu terus tertunda yang mengakibatkan hasil rendemen menjadi rendah.

Senin, 17 Juni 2013

Syarat Tumbuh Tanaman Karet


Untuk dapat tumbuh dengan optimal dan menghasilkan produktivitas lateks yang baik, tanaman karet memiliki persyaratan tempat tumbuh terhadap kondisi iklim dan keadaan tanah yang harus dipenuhi. Syarat tumbuh tanaman karet tersebut adalah sebagai berikut:

Untuk dapat tumbuh dengan optimal dan menghasilkan produktivitas lateks yang baik, tanaman karet memiliki persyaratan tempat tumbuh

Iklim
Tanaman karet dapat tumbuh optimal adalah pada zone antara 15° LS hingga 15°LU. Di luar zone tersebut, pertumbuhan tanaman karet akan terhambat sehingga produktivitasnya juga akan terlambat. Tanaman karet tumbuh optimal pada daerah dengan curah hujan antara 2.500 mm hingga 4.000 mm per tahun, dengan hari hujan berkisar antara 100 hingga 150 HH per-tahun. Kendatipun demikian, jika hujan pada daerah tersebut sering terjadi di pagi hari, produksi akan berkurang. Suhu optimal yang diperlukan tanaman berkisar antara 25°C hingga 35°C dan sebetulnya tanaman karet tumbuh optimal pada daerah dengan elevasi 200 meter di atas permukaan laut. Daerah dengan elevasi lebih dari 600 meter di atas permukaan laut tidak cocok untuk pertumbuhan tanaman karet. Selain itu, daerah dengan kecepatan angin yang terlalu kencang juga umumnya kurang baik untuk budidaya tanaman karet.

Tanah
Tanaman karet umumnya lebih mempersyaratkan keadaan tanah dari sisi sifat fisiknya dibandingkan sifat kimianya. Hal ini disebabkan karena sifat fisik tanah lebih sulit diperbaiki dibandingan dengan sifat kimia. Beberapa sifat fisik tanah yang cocok untuk pertumbuhan tanaman karet adalah kedalaman tanah lebih dari 100 cm dan tidak terdapat batu-batuan atau lapisan cadas, aerasi dan drainase cukup, tekstur tanah remah, poreus, dan dapat menahan air, strukturnya terdiri dari 35% liat dan 30% pasir, kedalaman gambut tidak lebih dari 20 cm, pH tanah antara 4,5 hingga 6,5, kemiringan tanah kurang dari 16%, dan permukaan air tanah tidak kurang dari 100 cm.

Tanaman karet dapat tumbuh diberbagai jenis tanah, kendatipun hanya dapat dumbuh optimal pada lahan dengan tanah dari jenis vulkanis muda dan tua. Hal ini karena jenis tanah vulkanis mempunyai sifat fisik yang cukup baik terutama tekstur, struktur, kedalaman lapisan tanah (solum), kedalaman air tanah, aerasi, dan drainase.