Quintel Blogger theme

A free Premium Blogger theme.

Kami Siap Melayani Pemesanan Segala Jenis Pupuk Yang berkualitas Dan Berkadar Non Subsidi ke seluruh wilayah di indonesia, Untuk info lebih Lanjut Bisa hub. Alamat Di bawah ini:

Nama : Bpk. Indra
Alamat : Sidayu Gresik
No. Telp : 082391699911
e-mail : indralow1@gmail.com
Tampilkan postingan dengan label Nangka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nangka. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Juni 2013

Memperpendek Masa TBM Tanaman Nangka dan Cempedak

Tanaman nangka dan cempedak umumnya mulai berbunga pada umur 3 sampai 5 tahun setelah tanam, tergantung pada bagaimana teknik budidaya, genetik bibit yang ditanam, iklim, serta ekologi lingkungan pertumbuhan tanaman. Pembungaan pertama tanaman nangkan merupakan titik awal berubahnya fase tanaman dari belum menghasilkan menjadi menghasilkan. Untuk memperpendek usia TBM sama halnya dengan merangsang tanaman agar cepat berbuah, sedangkan merangsang tanaman agar cepat berbuah berarti sama dengan merangsang tanaman agar cepat berbunga.

 Nangka dan Cempedak

Merangsang tanaman nangka dan cempedak agar cepat berbunga dapat dilakukan dengan beberapa metode yang antara lain:
  1. Pelukaan Batang
  2. Pengeboran Batang

Meski berbeda-beda, ketiga metode perangsangan bunga tersebut memiliki prinsip yang sama yakni menghambat pertumbuhan vegetatif tanaman dan mengoptimalkan pertumbuhan generatif tanaman. Untuk lebih jelasnya, pelajari kedua metode tersebut dengan mengklik link-link diatas.

Pengeboran Batang untuk Merangsang Pembungaan Tanaman Nangka dan Cempedak

Selain dengan pelukaan batang, perangsangan pembungaan tanaman nangka dan cempedak dapat juga dilakukan dengan pengeboran batang. Namun, cara ini sebenarnya hanya dapat dilakukan pada tanaman yang benar-benar sehat, bebas dari serangan hama dan telah berumur minimal 30 bulan. Secara teknis, pengeboran tanaman nangka sebaiknya dilakukan pada bulan Februari atau Maret. Setelah 2 bulan dari pengeboran, bunga-bunga akan tumbuh dari tanaman nangka. Teknik ini telah dilakukan oleh beberapa petani di Sumatera dan menunjukkan hasil yang cukup memuaskan, karena dengan penerapan teknik ini, usia tanaman belum menghasilkan pada tanaman nangka dan cempedak bisa diperpendek hingga 1,5 tahun.


Cara pengeboran batang:
  1. Siapkan alat bor yang memiliki mata dengan diameter maksimal 1,5 cm.
  2. Sebelum digunakan untuk mengebor, mata bor harus dibersihkan dulu dengan air panas atau fungisida.
  3. Batang tanaman nangka dibor mendatar pada ketinggian 1,25 meter dari permukaan tanah hingga kedalaman 4 cm.
  4. Setelah batang terlubangi, isikan pupuk daun (contohnya Gandasil) secukupnya.
  5. Tutup lubang boran tersebut dengan kain atau kapas yang bersih.

Pelukaan Batang untuk Merangsang Pembungaan Tanaman Nangka dan Cempedak

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk merangsang pembungaan pada tanaman nangka dan cempedak adalah dengan pelukaan batang utama tanaman nangka dan cempedak tersebut. Pelukaan batang dapat dilakukan dengan membacok-bacoknya menggunakan golok. Secara logis, pelukaan batang dapat menyebabkan aliran fotosintat dari daun ke bagian tanaman lain akan terhambat. Fotosintat yang tidak dapat dialirkan tersebut kemudian secara tidak langsung akan dimanfaatkan oleh tanaman untuk memproduksi bunga.

 Merangsang Pembungaan Tanaman

Pada praktiknya, pelukaan batang hanya dilakukan sebatas pada jaringan kulitnya saja (floem). Bila pelukaan dilakukan hingga jaringan kayunya (xilem), batang tanaman akan penuh luka yang tidak bisa disembuhkan, bahkan dapat hingga menyebabkan kematian tanaman tersebut.

Cara melakukan pelukaan:

Siapkan alat berupa golok atau sabit yang tajam dan sebelumnya telah bersihkan terlebih dulu. Bacok-bacok batang nangka dan cempedak pada ketinggian antara 0,5 sampai dengan 2 meter dari permukaan tanah. Untuk menghindari masuknya air hujan pada luka hasil bacokan, usahakan agar arah bacokan adalah dari atas ke bawah. Pembacokan dilakukan spiral dari bawah ke atas dan usahakan bacokan dilakukan dengan teratur.

Sabtu, 08 Juni 2013

Morfologi Tanaman Nangka

Nangka (Artocarpus heterophyllus) adalah tanaman jenis buah tahunan yang tergolong ke dalam famili malvales dan hanya tumbuh di daerah yang beriklim tropis.  Tanaman nangka dapat dikenali dari berbagai penampilan fisiknya yang antara lain dari akar, batang, daun, buah, dan bunga.

Morfologi Tanaman Nangka

Akar
Tanaman nangka tumbuh kokoh karena ditunjang oleh sistem perakaran yang kuat dari jenis akar tunggang dengan sistem percabangan akar yang cukup banyak. Sistem perakaran yang kuat ini menyebabkan tanaman nangka sering ditanam untuk keperluan konservasi lahan miring dan daerah aliran sungai.

Daun
Daun tanaman nangka tergolong daun tunggal yang tumbuh berselang-seling pada bagian ranting tanaman. Permukaan daun nangka bagian atas dan bawah memiliki penampilan yang berbeda. Permukaan daun bagian atas memiliki warna hijau cerah dengan tekstur yang licin, sedangkan permukaan daun bagian bawah berwarna hijau tua dengan tekstur yang kasar. Pangkal daun memiliki penumpu berbentuk segitiga dengan warna kuning kecoklatan.

Bunga
Tanaman nangka adalah tanaman berumah satu, artinya dalam satu tanaman dapat dijumpai bunga jantan dan bunga betina. Bunga jantan dicirikan dengan bentuknya yang menyerupai gada, bengkok, dan berwarna hijau tua, sedangkan bunga betina dicirikan dengan bentuknya yang menyerupai gada silindris yang pipih.

Buah
Buah nangka tergolong buah majemuk semu, artinya buah tersebut tersusun oleh rangkaian bunga majemuk (nyamplung) dan dari luar terlihar seperti hanya satu buah.Di dalam buah nangka (diantara nyamplung) terdapat dami-dami yang sebetulnya merupakan bunga nangka yang tidak terserbuki.