Quintel Blogger theme

A free Premium Blogger theme.

Kami Siap Melayani Pemesanan Segala Jenis Pupuk Yang berkualitas Dan Berkadar Non Subsidi ke seluruh wilayah di indonesia, Untuk info lebih Lanjut Bisa hub. Alamat Di bawah ini:

Nama : Bpk. Indra
Alamat : Sidayu Gresik
No. Telp : 082391699911
e-mail : indralow1@gmail.com
Tampilkan postingan dengan label Posfor. Fosfat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Posfor. Fosfat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Juli 2013

Pupuk Majemuk NP (Nitrogen dan Posfor)

Pupuk NP adalah salah satu pupuk majemuk yang mengandung dua unsur hara makro berupa nitrogen dan posfor. Pupuk ini dapat dibuat sendiri dengan mencampurkan pupuk nitrogen dan pupuk posfor atau juga dapat diperoleh dengan membeli beberapa jenis pupuk NP yang memang sudah banyak tersedia di pasaran. Jenis-jenis pupuk NP tersebut antara lain pupuk Diamonium-fosfat (DAP), pupuk Amafos, pupuk Supertikfos, dan pupuk leunafos.

Pupuk Diamonium-Fosfat (DAP)
Pupuk Diamonium-Fosfat (DAP) adalah salah satu pupuk majemuk NP yang saat ini paling banyak diminati oleh kalangan petani Indonesia. Pupuk ini sering digunakan sebagai pupuk susulan untuk menanggulangi masalah ketidakmerataan pemberian pupuk di lahan budidaya. Pupuk yang diproduksi oleh PT Pupuk Sriwijaya ini memiliki kandungan hara Nitrogen dan Posfor yang cukup besar, yakni N sebesar 18% dan P2O5 sebesar 46%.  Sifat pupuk Diamonium-Fosfat (DAP) bersifat mudah larut dalam air dan bereaksi netral pada tanah.

Pupuk Amafos
Pupuk Amafos adalah pupuk majemuk NP yang dibuat dari bahan utama berupa monoamonium-fosfat. Bentuk pupuk amafor berupa granul (butiran) dengan warna abu-abu muda. Pupuk amafos di pasaran dapat dijumpai dalam 2 bentuk yakni Amafos A yang mengandung hara N sebesar 11% dan P2O5 sebesar 48% (lazim disebut sebagai pupuk NP 11-48-0), serta Amafos B yang mengandung hara N sebesar 16,5% dan hara P2O5 sebesar 20% (lazim disebut sebagai pupuk NP 16,5-20-0). Kedua jenis pupuk ini bersifar mudah larut di dalam air dan tidak higroskopis. Pupuk Amafos dapat digunakan sebagai pengganti pupuk ZA dan DS karena kandungan haranya yang hampir sama.

Pupuk Supertikfos
Pupuk Supertikfos adalah pupuk majemuk NP yang juga dikenal dengan sebutan SS.  Pupuk ini memiliki kandungan hara yang hampir sama dengan pupuk Amafos B.

Pupuk Leunafos
Pupuk Leunafos adalah pupuk majemuk NP yang juga dikenal dengan nama diamonium-fosfat-sulfat. Pupuk ini memiliki kandungan hara N sebesar 20% dan kandungan hara P2O5 sebesar 20%. Pupuk ini bersifat mudah larut dalam air.

Sabtu, 06 Juli 2013

Mekanisme Penambatan Nitrogen dalam Bintil Akar

Bintil akar tanaman legume yang sehat pada umumnya berwarna merah darah seperti haemoglobin. Warna merah darah tersebut disebabkan oleh pigmen warna yang mengandung besi (Fe). Pigmen ini biasa disebut leghaemoglobin (LHb). Pada tanaman legume yang tidak sehat, bintil akar berwarna putih karena tidak memiliki pigmen leghaemoglobin. Bintil akar tersebut tidak memiliki kemampuan menambat nitrogen dari atmosfer.

Pigmen leghaemoglobin pada bintil akar memiliki banyak fungsi dalam kaitannya dengan penambatan nitrogen dari atmosfer oleh bakteri. Fungsi tersebut antara lain:
  1. Sebagai fasilitator pengambilan oksigen oleh enzim oksidase terminal
  2. Meningkatkan produksi ATP untuk aktivitas nitrogenase   
  3. Menciptakan suasana anaerob di sekitar aktivitas nitrogenase melalui pengikatan oksigen dan membentuk oxyhaemoglobin (OLHb).


Berdasarkan fungsi-fungsi tersebut, LHb dapat membantu proses respirasi bakteri dan menyediakan ATP yang digunakan dalam penambatan nitrogen, selain itu LHb juga dapat melindungi komplektisitas aktivitas nitrogenase dari pengaruh oksigen. Konsentrasi LHb dalam bintil akar juga dapat digunakan untuk memperkirakan efisiensi dan efektivitas penambatan nitrogen yang dilakukan oleh bintil akar.

Penambatan nitrogen dari atmosfer dapat dilakukan selain karena adanya ATP sebagai energi, juga karena adanya ion hidrogen yang diperoleh dari reduksi air oleh enzim nitrogenase berupa protein Mo-Fe atau enzim nitogenase berupa protein Fe. Penambatan nitrogen yang dilakukan oleh bakteri pada bintil akar dapat dituliskan dalam persamaan sebagai berikut.

N2 + 16 ATP + 8e- +10 H+  ---> 2NH4+ + H2+ + 16ADP +16P

Amoniak adalah produk tetap atau stabil pertama yang terbentuk dari proses penambatan nitrogen yang dilakukan oleh bakteri. Amoniak tersebut  kemudian ditransfer melalui memban bakteroid ke sel tanaman untuk kemudian digunakan dalam metabolisme tanaman.

Penggunaan Mikoriza Vesikular-Arbuskular (MVA) sebagai Pupuk Hayati


Mikoriza Vesikular-Arbuskular (MVA) adalah suatu fungi yang bersifat non-patogenik dan dapat berasosiasi dengan kelompok tumbuhan tertentu. Secara umum, asosiasi mikoriza dengan tanaman ada 3 macam yaitu:
  1. Ektomikoriza adalah asosiasi mikoriza dengan membentuk selubung miselium di sekitar akar tanaman
  2. Endomikoriza adalah asosiasi mikoriza dengan menginvasi akar tanaman,
  3. Ectendomikoriza adalah asosiasi mikoriza yang terbentuk karena infeksi jamur ectotropic pada tanaman, dalam hal ini hifa terkumpul dalam sel kortex sehingga menunjukan kemiripan seperti endomikoriza dan ektomikoriza.

Tanaman-tanaman yang memiliki jumlah akar yang terbatas akan memiliki kesulitan dalam menyerap unsur phospat dari tanah. Keadaan tersebut menyebabkan tanaman cenderung membentuk asosiasi dengan mikoriza. Asosiasi mikoriza sangat penting dalam pertanian karena dapat membantu tanaman dalam menyerap phospat dari tanah.

Hifa mikoriza mampu menyebar dari miselium yang ada dalam akar hingga daerah rhizosfer yang cukup jauh. Selain mengikat phospat, mikoriza juga memiliki kemampuan mengikat beberapa unsur mikro seperti tembaga (Cu) dan seng (Zn) dari tanah.Tanaman yang berasosiasi dengan mikoriza diketahui juga mempunyai kandungan hormon pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan tanaman yang tidak berasosiasi dengan mikoriza. Mikoriza mampu meningkatkan toleransi tanaman terhadap cekaman air atau kekeringan.

Mikoriza bersifat simbion obligat yang tidak dapat ditumbuhkan pada media yang terpisah dati tanaman inangnya. Oleh karena itulah, proses penyiapan inokulan mikoriza juga berbeda dengan proses pembuatan inokulan lainya dalam kegiatan pembuatan pupuk hayati. Beberapa tanaman yang dapat dijadikan inang dalam pembuatan inokulan antara lain jagung, bawang, sorgum, dan lain-lain.

Inokulan (spora) mikoriza yang difungsikan sebagai starter diperoleh dengan mengisolasinya dari penyaringan tanah yang diketahui mengandung mikoriza. Inokulan yang diperoleh kemudian disterilisasi menggunakan chloramin T dan streptomisin. Setelah disterilisasi, inokulan kemudian dicuci menggunakan air steril (aquades) untuk selanjutnya di inokulasikan pada media tumbuh berupa campuran tanah steril dan pasir dengan perbandingan 1:1.  Media tumbuh yang telah diinokulasi mikoriza kemudian dimasukan ke dalam pot dan ditanami bibit tanaman inang.

Penyiapan kultur mikoriza, saat ini juga dapat dilakukan tanpa menggunakan tanah sebagai media.  Penyiapaan kultur mikoriza tanpa media tanah dilakukan menggunakan bahan seperti gambut, pasir, vermicullite, pasir, kulit kayu, dan lain sebagainya. Penyiapan kultur mikoriza tanpa media tanah diketahui dapat menurunkan risiko terbawanya mikroba tanah yang bersifat merugikan.

Jumat, 07 Juni 2013

Pupuk Nitrogen Jenis Lain

Selain ditemukan sebagai pupuk ZA dan Urea (prill dan non-prill), pupuk nitrogen juga dapat ditemukan dalam bentuk lain seperti Chilisalpeter, Amoniumsulfatnitrat (ASN), Amonium nitrat, Amonium klorida, dan Kalsium amoniumnitrat. Kendatipun demikian, keberadaan pupuk N dalam jenis tersebut sangat sulit ditemui dipasaran.

Chilisalpeter, Amoniumsulfatnitrat (ASN), Amonium nitrat, Amonium klorida, dan Kalsium amoniumnitrat.

Chilisalpeter adalah pupuk nitrogen yang dihasilkan dari batuan alam yang memiliki kandungan hara N cukup tinggi. Batuan alam yang demikian, hanya dapat ditemui di padang pasir utara Chili, Amerika Selatan. Selain mengandung hara nitrogen yang cukup tinggi, yakni sekitar 16%, Chilisalpeter juga mengandung Boron sekitar 0,04%. Sama seperti pupuk nitrogen jenis lain, pupuk Chilisalpeter juga bersifat higroskopis dan mudah larut dalam air.

Amoniumsulfatnitrat (ASN) adalah pupuk yang bentuknya seperti garam yang memiliki ikatan rangkap dari asam amonium sulfat dan asam amonium nitrat. Kadar nitrogen dari pupuk ini adalah sebesar 26%. Pupuk Amoniumsulfatnitrat (ASN) diperdagangkan khusus oleh Rurh-Stickstoff A.G. dari Jerman, Bentuk pupuk yang seperti kristal garam ini sering mengeras, mudah menyerap air dan bersifat sangat higroskopis. Karena bahannya pembuatnya berupa asam, pupuk ini jika diaplikasikan tanah akan menimbulkan reaksi agak masam seperti pupuk ZA.

Amonium nitrat adalah pupuk nitrogen yang berupa padatan asam dengan kandungan hara N sekitar 35%. Pupuk ini bersifat higroskopis, mudah dserap akar tanaman, tetapi mudah terbakar jika bercampur dengan bahan organik. Pupuk Amonium Nitrat bereaksi netral pada tanah.

Amonium klorida adalah pupuk nitrogen yang reaksinya bersifat asam dengan kandungan hara nitrogennya sebesar 24%.


Kalsium amoniumnitrat adalah pupuk pupuk nitrogen yang reaksinya bersifat netral dengan kandungan hara nitrogennya sebesar 20,5%.

Kamis, 06 Juni 2013

Pupuk Posfor

Sama seperti pupuk nitrogen, pupuk posfor juga dapat dijumpai pada berbagai bentuk dan jenis. Namun di pasaran mungkintidak semua jenis pupuk posfor dapat kita temui, karena pedagang pupuk umumnya hanya menjual pupuk posfor dari jenis double superposfat (DS), triple super posfat (TSP,) dan super posfat 36 (SP-36).

Triple superposfat (TSP) Super posfat 36 (SP-36)

Double superposfat (DS) adalah pupuk posfat yang dibuat dari batuan posfat alam, asam sulfur, dan batuan gypsum. Kadar P2O5 dari pupuk DS adalah 36% sampai 38%. Warna pupuk ini adalah abu abu, sedangkan bentuknya berupa serbuk. Sifat pupuk DS adalah mudah larut dalam air dan bereaksi netral jika diaplikasikan ke tanah. Dahulu, Indonesia mengimpor pupuk ini dari negeri Belanda.

Triple superposfat (TSP) adalah pupuk posfat yang dibuat dari bahan yang serupa dengan pupuk DS dengan kandungan hara P2O5-nya antara 46% sampai 48%. Pupuk TSP berbentuk butiran (granular) dengan warna abu-abu. Pupuk ini mudah larut dalam air dan beraksi netral jika diaplikasikan ke tanah. Pupuk TSP diimpor dari Amerika Serikat dan merupakan alternatif pengganti pupuk DS saat hubungan Indonesia dan Belanda sedang kurang baik pasca-perang kemerdekaan.

Super posfat 36 (SP-36) adalah pupuk posfat yang paling sering dijumpai dewasa ini, lantaran keberadaan pupuk TSP di pasaran yang mulai berkurang. Sesuai dengan namanya, pupuk ini mengandung 36% hara P2O5 dari setiap satuan beratnya. Kenampilan fisik dan kimia pupk SP36 tidak berbeda dengan pupuk TSP

Selain ketiga jenis pupuk posfor diatas, pupuk posfor juga dapat ditemui dalam jenis dan bentuk lain yang berbeda. Pupuk lain tersebut antara lain pupuk super fosfat tunggal, fosfat cirebon, Agrophos, Fused magnesium phosphate, kalsium metafosfat, serbuk thomas, citraphos, CIRP, dan dikalsium fosfat. Untuk lebih jelas mengenai jenis pupuk posfor yang lain, silakan Anda kunjungi link ini.

Pupuk Posfor Jenis Lain

Selain ketiga jenis pupuk posfat yang umum ada dipasaran yakni DS, TSP, dan SP 36, pupuk posfor juga dapat ditemukan dalam bentuk dan jenis yang lain. Bentuk dan jenis pupuk posfor tersebut antara lain:

Pupuk posfor jenis Lain

Superfosfat tunggal adalah pupuk posfor yang dibuat dari campuran batuan posfat alam dan asam belerang. Pupuk ini memiliki kadar P2O5 antara 14% sampai 20%. Pupuk superfosfat tunggal juga dikenal dengan istilah enkelsuperfosfat (ES). Pupuk ini mudah larut dalam air dan bersifat agak higroskopis.

Fosfat cirebon adalah pupuk posfor yang dibuat dari batuan fosfat alam yang diperoleh dengan penambangan di pegunungan Kromong, Cirebon Jawa Barat. Pupuk ini berbentuk butiran kasar berwarna coklat muda dengan kandungan P2O5 sebesar 25% sampai 28%.

Fused magnesium phosphate (FMP) adalah pupuk posfor yang berupa serbuk halus dengan warna abu-abu asli buatan Jepang.. Pupuk ini memiliki kandungan hara P2O5 sebesar 19% hingga 21% dan kandungan MgO sebesar 15% sampai 18%. Pupuk ini bersifat non-higroskopis dengan reaksi basa.

Kalium metafosfat adalah pupuk posfor yang memiliki kandungan hara P2O5 tertinggi diantara jenis pupuk posfor lainnya lantaran kandungan hara P2O5 dari pupuk ini dapat  mencapai 65%. Meski demikian, pupuk yang bereaksi netral ini sangat jarang dijumpai dipasaran, lantaran harganya yang tergolong sangat tinggi.

Serbuk thomas adalah pupuk posfor yang bentuknya berupa sebuk halus berwarna abau-abu kecoklatan diproduksi dari hasil samping pembuatan besi baja. Pupuk ini memiliki kandungan hara P2O5 antara 14% hingga 18%, Pupuk serbuk thomas pertamakali ditemukan oleh seorang berkebangsaan Inggris, yakni S.G. Thomas.

Citrapos dan CIRP adalah pupuk posfor berbentuk butiran halus yang sama-sama memiliki kandungan P2O5 berkisar antara 32% hingga 36%. Perbedaan antara pupuk Citrapos dan CIRP adalah jika pupuk Citrapos diproduksi dari bahan fosfat alam Yordania, sedangkan CIRP diproduksi dari batuan fosfat alam Pulau Chrismas (Chrismass Island Rock Fosfat).

Dikalium fosfat adalah pupuk posfor yang dibuat dari campuran bahan batuan posfat alam, asam klorida (HCl), dan kapur. Pupuk yang memiliki kandungan hhara P2O5 antara 37% hingga 41% ini bereaksi netral.