Quintel Blogger theme

A free Premium Blogger theme.

Kami Siap Melayani Pemesanan Segala Jenis Pupuk Yang berkualitas Dan Berkadar Non Subsidi ke seluruh wilayah di indonesia, Untuk info lebih Lanjut Bisa hub. Alamat Di bawah ini:

Nama : Bpk. Indra
Alamat : Sidayu Gresik
No. Telp : 082391699911
e-mail : indralow1@gmail.com
Tampilkan postingan dengan label Panu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Panu. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Juni 2013

Akar Delima Obat Cacing Herbal

Delima (Punica granatum L.) adalah tanaman pohon yang berbuah merah tergolong ke dalam famili punicaceae. Tanaman ini diketahui merupakan tanaman asli Indonesia. Di berbagai daerah, tanaman ini memiliki beberapa sebutan yang antara lain dalima (Sunda), gangsalan (Jawa), dhalima (Madura), dan glima (Aceh).

Delima (Punica granatum L.)

Fungsi tanaman delima:
Tanaman delima menghasilkan buah yang enak rasanya. Selain itu, akarnya ternyata dapat digunakan sebagai obat cacing alami yang sangat berkhasiat. Penggunaannya adalah akar delima ditumbuk hingga halus kemudian direbus. Air rebusan tersebut diminum pada malam hari menjelang tidur. Pagi harinya, cacing pita yang memarasit di usus besar perut dapat terikut keluar ketika buang air besar.

Untuk obat panu dan kudis, ambil 1 gram daun delima tua, 1 gram daun sambiloto, dan 1 gram belerang. Semua bahan tersebut kemudian digiling bersamaan hingga halus. Tambahkan 2 gram tepung singkong (aci) dan 2 gram minyak kelapa pada hasil gilingan tersebut. Kemudian campuran halus ramuan ini di balurkan pada bagian tubuh atau kulit yang terserang kudis. Penggunaan ramuan ini dianjurkan 3 kali sehari hingga kudis yang diderita sembuh.


Lengkuas Si Obat Bronkitis

Lengkuas (Alpinia galanga L.) adalah tumbuhan perdu yang bisa mencapai tinggi 2 meter dan termasuk ke dalam famili zingebarceae. Lengkuas memiliki batang yang terpendam di dalam tanah. Memiliki buah berbentuk buah buni yang berbiji. Warna kulit buah lengkuas adalah jingga kemerah-merahan. Di Indonesia lengkuas memiliki beberapa sebutan yang antara lain laja (Sunda, Ujung Pandang), laos (Jawa, Madura), isem, kalawasan (Bali), langkueh (Minangkabau), halawas (Simelungan), lawas (Lampung), Laawasi (Ambon), dan galiasa (Ternate).

Lengkuas (Alpinia galanga L.)

Fungsi tanaman lengkuas:
Bagian tanaman lengkuas seperti batang muda, putik, dan bunga yang mekar dapat dijadikan lalapan. Selain itu air dari batang ini, berguna sebagai obat tetes sakit telinga. Lengkuas juga umum digunakan sebagai bumbu masakan dan bahan pengawet alami makanan.

Lengkuas diketahui dapat digunakan sebagai obat herbal beberapa macam penyakit. Akar tinggal lengkuas (umbi batang) yang diparut, dapat digunakan sebagai pereda sakit otot, borok, koreng, dan obat pencernaan. Wanita yang baru bersalin, sangat dianjurkan meminum air perasan umbi batang lengkuas yang dicampur dengan sari bengle, jeringau, dan cuka jawa. Lengkuas yang digiling halus dan dicampur dengan minyak kelapa juga mampu menyembuhkan berbagai penyakit kulis seperti kada, kurap, dan kutu air. Biji lengkuas juga berguna untuk penyembuhan sakit perut.

Di Eropa, lengkuas sering disebut radix galanga majoris, rhizoma alphine galanga, atau Java galangae. Minyak dalam umbi batang lengkuas sering diekstraksi untuk berbagai keperluan. Kandungan minyak tersebut yang antara lain pinen, emiol, champor, dan methylecinnamaat setelah diteliti ternyata mampu mengobati berbagai penyakit yang antara lain obat encok dan sebagai obat penawar racun. Minyak lengkuas yang dicampur dengan ekstrak lada panjang juga dapat menyembuhkan bronkitis.